Hai!, salam hangat dari kami, The Rahmans, kami bertiga senang sekali, mendapat kesempatan untuk berkenalan dengan teman-teman baru, apalagi jika bisa menjalin tali silaturahmi. Semoga teman-teman menikmati, menjadi bagian dari lingkaran persaudaraan kami. Silahkan mampir, dan tinggalkan komen teman-teman pada tempat yang disediakan, bisa juga isi SB-nya. Enjoy your riding...
AYAH -> S.Aulia Rahman aka Ulil
Lahir di Surabaya 28 tahun lalu, Lulusan S2 Politik Lokal dan Otonomi Daerah UGM Berprofesi sebagai seorang Dosen Ilmu Politik dan Part Time Researcher. Likes Manchester United, Real Madrid, Mie Goreng dan Telur. Mendambakan seorang anak laki-laki dan Alhamdulillah udah kesampaian. Diwaktu senggang suka bermain dan jalan-jalan dengan anaknya
BUNDA -> Dhira Alifia Rahman aka Dhira/Fia
Anak pertama dari 3 gadis Keluarga Harri Nugroho, 23 tahun
Pernah bekerja sebagai Freelance Wedding Organizer dan sekarang menjadi FTM. Likes reading, shopping, travelling, cooking and blogging. Hates RADJA and KANGEN BAND ;p
ZUA -> Damar Hakim Lazuardi Rahman aka Zua
Lahir pada 07-07-07. Anak pertama AYAH dan BUNDA, prince of our heart and our blog. Suka tersenyum, berteriak, mobil-mobilan menyala, main air, kabocha dan ASI. Hates ditinggalkan sendirian
Sebelum bundaZua cerita tentang ulang tahunnya zua, bundaZua cerita dulu ya tentang Zua digundulin.. Walaaah, Zua akhirnya digundulin juga deh.., sebetulnya tadinya kita gak tega mau gundulin Zua, tapi kalo diliat kok makin parah ya itu botak depannya..
Zua digundulin tadi siang, 3 hari setelah ulang tahunnya yang ke 1, pertimbangannya digundulin adalah karena Zua masih kecil jadi belom ngerti malu atau enggak, belum ngerti gaya, dan lagi masih keliatan lucu. Yang mencukur kita bertiga, bunda, kung&uti. Pertama Zua ditaruh di bak mandinya dan diisi air sama bola-bola mainannya, terus bunda potongin dulu rambutnya yang panjang-panjang, sambil kung&uti pegang cukuran untuk mencukur rambutnya Zua. Pisau cukur yang dipakai adalah Gillette march 3, pisau cukurnya ada 3 jadi gak melukai kulit kepalanya.
Seperti bisa diduga, susah banget gundulin rambut Zua karena Zua gak mau diem, kepalanya gerak terus, jadi mesti hati-hati. Zua digundulin sambil berendam di air dingin, lumayan lama sih, sampai dia juga udah kedinginan dan agak menggigil, padahal udah tinggal finishing aja, akhirnya bunda pangku Zua sambil disemprot-semprot, alhamdulillah itu rambutnya lumayan bersih, cuma depannya masih ada sedikiit banget rambut-rambut halus soalnya Zua udah kedinginan banget..
Akhirnya Zua dimandikan, kepala gundulnya di-shampoo (dan gak berbusa tentunya..), dihanduki, bunda kasih minyak telon disekujur badannya, dipakein sleepsuit (walaupun siang-siang, padahal dia paling ogah pakai sleepsuit apalagi siang-siang) dan disuapin makan pakai semur. Gak lama setelah itu Zua tidur, bablas terus sampai jam 4.. Bangun tidur gak bunda mandiin lagi, cuma ganti baju sore aja, terus bunda ajak jalan-jalan didepan rumah, wuiih tetangga pada heboh liat wajahnya Zua yang baru, katanya kaya sinyo-sinyo Jam 6 Zua makan malam, eeh jam 6. 30 udah ngantuk lagi, ya udah bunda kelonin, bobo deh Zua..
Rabbi, ijinkan kami menjaga jiwa bersih yang Kau titipkan pada kami. Ajarkan pada kami untuk menulis yang terbaik, dengan huruf yang indah, dengan tinta yang tak luntur.. Agar ia menjadi cahayaMu bagi dunia.. Agar ia menjadi tajjaliMu bagi manusia..
Ijinkan ia menyayangi kami, Tanpa sulit membagi hati untuk sesama Tinggi, ya Allah harapan kami padanya, Yang utama.. Ajarkan ia mencintaiMu melebihi segala dalam hidupnya.. Amieen..
Alhamdulillah Zua sekarang sudah 11 bulan, sehat dan makin aktif, gak bisa diem deh pokoknya, paling suka muteri meja kecil di ruang keluarga..
Fisik & Motorik kasar :
Berjalan dengan dititah atau menggunakan titian, biasanya sih meja kecil diruang tengah atau lincak besar di teras depan yang dibuat Zua sebagai titian
Memanjat meja yang tidak terlalu tinggi dan kemudian duduk diatasnya, yang bikin bunda heran wong anak itu berdiri aja belum ahli kok bisa manjat-manjat..
Menyusun kotak-kotak balok ditumpuk, kadang 2, kadang juga 3
Fisik & Motorik halus :
Menggenggam dengan lebih pas dari sebelumnya, misalnya aja kentang goreng, kadang tangannya dibuka dulu baru dinaikkan lagi kentang bawahnya untuk dimakan.
Melepas genggaman jika diminta, misalnya aja dia lagi megang bolpoint dan diminta pasti akan diberikan.
Menggapai benda-benda disekelilingnya, termasuk juga mengeluarkan seluruh isi tas bunda atau uti dan dibuangi kemana-kemana.
Menyendok air di bak mandinya pakai gelas untuk dimasukkan lagi ke gayung
Membalik halaman buku lembar perlembar (buku yang tebal)
Memilih flash card yang benar untuk benda yang disebutkan
Minum dengan gelas sedotan dan dipegang sendiri tanpa tumpah sedikitpun
Meniup lilin, nah ini mungkin ngerasa karena mau ultah kali yaaa...
Kognitif & Bahasa :
Mengucap kata-kata : awah (ayah), bua (bunda), papa (kung), mama (uti), mam/nyam (makan), mim (minum), ndak (nggak/tidak), tuuh (itu)
Mengerti perintah sederhana misalnya : Zua, bunda ambilin gucil dong, dia akan merangkak dan ambil gucil (guling kecil) terus dilempar ke bunda
Menamai benda yang dilihat dan mengerti jika disuruh mengambil
Mengenali anggota tubuh
Sosial & Emosional :
Menyesuaikan diri saat mengenakan pakaian
Menunjuk jika menginginkan sesuatu
Meminta bantuan jika kesulitan
Mencoba makan sendiri
Suka kalau ada teman yang semuran
Marah kalo miliknya dipinjam
Secara umum, bunda lihat perkembangan Zua, terlihat maju dan bagus, ada juga beberapa yang masih perlu diberi stimulus.. Apapun itu, ayah-bunda tetap cinta Zua.. Selamat ulang bulan, Zua..
Rabbi, ijinkan kami menjaga jiwa bersih yang Kau titipkan pada kami. Ajarkan pada kami untuk menulis yang terbaik, dengan huruf yang indah, dengan tinta yang tak luntur.. Agar ia menjadi cahayaMu bagi lingkungannya.. Agar ia menjadi tajjaliMu bagi manusia..
Ijinkan ia menyayangi kami, Tanpa sulit membagi hati untuk sesama Tinggi, ya Allah harapan kami padanya, Yang utama.. Ajarkan ia mencintaiMu melebihi apapun di dunia.. Amieen.. Yaa Rabbal Aalamin...
Alhamdulillah, begitu banyak yang harus ayah-bunda syukuri atas kehadiran Zua didunia ini, salah satunya adalah dengan kehadiran Zua ditengah kami, ayah-bunda makin bisa berdiri dengan tegak mengatasi segala cobaan, makin solid, makin saling menyayangi&menjaga satu sama lain.
Di usia yang ke 10 bulan ini Zua :
Bergigi 6. Mulai makan MPAsI yang sudah hampir mirip sama table food, karena zua udah menolak kalo dikasih nasi tim, maunya nasi biasa aja cuma yang dimasak agak lebih lunak (misalnya nasi yang baru matang) dan disuapkan kecil-kecil. Sayurnya juga (misalnya bayam) sudah gak mau lagi kalo dihancurkan, maunya ya dimakan sama nasi&kuahnya, untuk aroma juga kalo kurang sedap Zua udah ogah, jadilah bunda makin akrab ama bumbu dapur semacam kunci, kencur, jahe, ketumbah, kayu manis, dan sodaranya but still, NO SALT karena garam bisa mengganggu keja ginjal bayi. Selain itu Zua juga udah makan kuning telur (baru bunda kasih 1 minggu yang lalu) alhamdulillah gak alergi dan nyobain sedikiit susu UHT (alhamdulillah juga gak alergi..) juga dairy product lain (keju&yoghurt). Zua suka makan cereal yang berbahan dasar beras, dan selalu minta apapun yang bunda makan.
Makin cerdas. Bisa membedakan warna-warna di kartu-nya dan walaupun lumayan lama gak ketemu kartu itu Zua masih ingat. Membedakan yang mana mobil kung, mobil ayah, mobil mumu, atau mobil Zua juga Zua sudah bisa. Waving juga gak ada masalah, selalu 1 paket sama smile-nya, yang biasanya datang tiap kali ketemu orang. Yang terbaru, Zua bisa menunjuk dengan jari telunjuknya, walau kadang masih nongol jempolnya jadi kaya posisi orang menembak semua benda yang kita tanyain (mana meja?, mana gucil? *guling kecilnya*, mana kung?, mana bantal?, dan sebagainya). Yang lucu, Zua bisa mengenali wajah kampanye salah satu calon gubernur-wagub Jatim, kalau ditanya gubernurnya dia akan menunjuk P**de K***O dan kalo ditanya mana wagubnya dia menunjuk G*S I**L, dasaaaar anaknya tim suksees!!!
Makin aktif. Lagi belajar berjalan (mintanya dititah terus) dan berdiri tanpa pegangan, Zua keukeuh supaya bisa berdiri, sampai bunda suka kasihan liatnya banyak tingkah kalo tidur, karena katanya uti, Zua mungkin kecapekan akhirnya bunda pijitin kakinya, dan bener selanjutnya tidurnya enak. Guling-guling kalo mau dipakaikan baju/pampers dan berdiri-berdiri kalo dimobil. Kadang saking aktif&excitednya, Zua suka jambakin rambut bunda kalo lagi gemes.
Hmmm.. Perkembangan yang terpenting??
Cinta ayah-bunda untuk Zua makin berkembang setiap harinya
Alhamdulillah, ayah-bunda bersyukur sekali karena Zua sekarang sudah genap berusia 9 bulan. Berat badan terakhir ditimbang tanggal 7 April 2008 adalah 8, 5 kg panjangnya 74 cm. Giginya sudah 6, 4 diatas, yang 2 sisanya dibawah. Imunisasi terakhir yang diterima adalah campak (7-4-2008). Masih tetap mengkonsumsi ASI, sementara makannya udah tim kasar, bukan tim saring lagi seperti waktu umur 8 bulan, makanan yang dimakan pun sudah makin beragam, gak kaya sebelumnya yang masih agak dipilah-pilah. Protein mulai dari daging ayam, sapi, ikan juga sudah bunda kenalkan, alhamdulillah suka & gak ada penolakan. Margarine, keju, makaroni juga udah, dan setelah menghadiri PESAT II dan berkonsultasi sama bunda Wati bunda makin tahu soal MPASI dan Zua udah makan makanan berbumbu rempah alami dapur, makin lahaaaap.. Selain makanan biasa, Zua juga makan finger food, mulai dari buah, sayur, sampai rice rusk Zua suka dan gak ada kesulitan. Paling suka kalo Zua makan rice rusk Empro, sampe bunyi krauk-krauk gituu.
Zua lagi belajar berdiri sekarang, saking semangatnya berdiri, sampai didalam mobilpun maunya berdiri *bye bye carseat* dan bundanya dipaksa megangi sampe gempor. Selain hobi berdiri, Zua sekarang juga makin hobi tersenyum, sama sapa aja, malah kadang gak cuma senyum Zua juga suka ketawa sampe terbahak-bahak dan kadang malah kaya histeris deh ketawanya. Kalo ketawa Zua selalu sampai kelihatan giginya, itu yang makin bikin Zua keliatan gemesin. Oh ya, Zua sekarang juga kayanya makin pinter "memanipulasi" orang untuk mengikuti keinginannya, itu yang bunda kurang suka dari Zua dan bunda bertekad supaya Zua gak menggunakan tampang imut semanis madu-nya untuk mendapatkan apa yang dia mau.. Misalnya ni ya, Zua kan tahu tuh kalo dia bersikap manis kungnya gak mungkin ninggalin dia, nah jadilah kalo tahu yang kung ganti baju mau pergi Zua langsung nempel dan senyum, sampai akhirnya diajak.. Atau kalo mau mainan HP ayah dan dilarang, Zua langsung teriak dan bersuara kaya nangis sampai ayah ngasih, pertama kita kira Zua nangis, ternyata dia cuma pura-pura nangis aja, dan setelah HPnya dikasihin Zua udah gak teriak lagi dan matanya pun gak basah!! Wuiih.. sebelnya bunda klo berhasil dikibulin Zua.. Kalo ayah sih malah Zua diciumin walopun udah ketipu..
Zua makin suka main dengan flash cardnya dan sekarang bisa mengingat sekitar 30-an kartu, gak cuma di flash card aja, tapi juga di media yang lain, misalnya aja kita baca buku cerita, ada gambar pisang dan mangga terus bunda tanya mana yang namanya pisang, Zua bisa menunjuk dengan tepat. Bunda pakai cara 10 karti ditunjukkan terus selama 10 hari dan 10 hari berikutnya ganti 10 kartu lain lagi, tapi sambil diselingi kartu dari 10 hari yang lalu biar Zua tetap inget, alhamdulillah sejauh ini progressnya bagus. Zua juga kelihatannya sense of music-nya bagus, paling suka cd's classical baby, nursery's songs, IQ builder. Sementara lagu anak-anak yang lebih dikenal sama Zua lagu berbahasa Inggris, dan tiap dengar lagu-lagu itu Zua mendadak tenang kadang sambil menghentakkan kaki atau gerakan tangannya kaya menari. Zua juga jam tidurnya mulai berubah, agak sedikit tidur paginya dan agak panjang tidur malamnya..
Yaa Allah Engkau yang Maha Baik, maka hanya padaMu kami mohonkan, tambahkan 1 kebaikan dalam setiap hari dalam hidup Zua.. Yaa Allah Rabbi, Engkau yang menitipkan Zua pada kami, maka hanya padaMu kami mohonkan, lindungi Zua dalam setiap paginya, dalam setiap malamnya.. Yaa Allah Latiif.. Kami mohonkan padaMu.. Ajarkan pada Zua untuk mencintai Engkau & ciptaanMu dari hatinya, bukan hanya karena ia butuh..
Doa itu bunda baca & tiupkan di ubun-ubun Zua tepat pada mondial birthday-nya.. Selamat ulang bulan nak, jadilah penerang hati kami selalu..
Alhamdulillah sampai umur 8, 5 bulan ini Zua masih mengkonsumsi ASI dan sangat sehat, Zua jarang sakit, jadi bunda berterimakasih sama ayah yang mendukung bunda untuk terus menyusui Zua. Berat terakhirnya 8,3 kg (kurang 2 ons dari berat yang disarankan padahal makanannya udah bergizi..) panjangnya mungkin 80 cm, i am not sure bout this soalnya Zua udah lumayan lama gak diukur.. Imunisasi yang terakhir diterima adalah HIB III yang diberikan tanggal 14 maret lalu
MPASI yang diterima Zua sekarang masih berbentuk tim saring tapi udah agak kasar, sayurannya juga makin beraneka ragam misalnya : buncis, sawi daging, sawi putih, bayam merah, bayam hijau, oyong, wortel, labu siam, labu putih, & lainnya, selain itu udah mulai masuk ke protein yang katanya baiknya diperkenalkan mulai bulan ke 8 ini, jadi Zua udah kenalan sama daging sapi, ayam, ikan salmon & tahu, ternyata yang paling disukai Zua yaitu daging sapi.
Bulan ini juga bunda juga mulai mencampurkan keju dalam makanannya walaupun cuma sedikit sekali, lumayanlah buat menambah rasa dalam makanannya. Sekarang selera makan Zua gak sebagus dulu, sekarang paling 6-7 sendok udah malas makan, kalo gak gitu ya disembur ke yang nyuapin (maka dari itu sebisa mungkin bunda menghindari acara nyuapin tapi uti selalu mau menggantikan tugas bunda) untungnya kalo liat kita makan Zua mau ikut makan jadi biasanya kalo ada yang makan bunda juga ikutan bawa mangkuk makanannya Zua ato kalo gak ya Zua ngemil aja, kesukaannya Baby's Choice Rice Rusk.
Kalo Zua lagi GTM yang parah, biasanya bunda bikin bubur tepung beras dimakan pakai gula jawa cair (kaya bubur sumsum tapi gak pakai santan) dan ini selalu berhasil!! Buah juga Zua suka terutama pepaya, yang Zua gak bisa itu buah kiwi, entah kenapa kalo makan kiwi Zua diare.
Kemampuan Zua juga menurut bunda termasuk bagus untuk anak seusianya, hal ini bunda ketahui dari DSA-nya yang bunda datangi waktu imunisasi itu. Tapi (masih menurut bunda) kelihatannya motorik kasarnya Zua agak lambat karena waktu umur 6 bulan Zua jarang banget tengkurap, sekarang juga Zua belum bisa merangkak lebih dari 3 langkah dan baru bisa berdiri aja (ada temen bunda yang anaknya udah bisa dititah atau pake baby walker) yang bikin bunda tenang karena kata uti perkembangan anak itu lain-lain.. Motorik halusnya kelihatannya lebih bagus karena diumur ini Zua udah bisa main drum dengan 2 tangan, main ecek-ecek model rebana dengan 1 tangan megang mainannya tangan yang 1-nya menebah rebananya), membalik halaman buku hard pages, melepaskan topi, memencet remote & beberapa yang lain. Selain itu Zua juga sudah hafal tangan, mata, hidung, ayam, angsa, anjing, biru, kunig & merah yang bunda ajarin lewat flash card selama 5 hari ini, kalo disuruh mukul ayah, Zua cari guling kecilnya dan dipukulin ke ayahnya jadi kalo balas dendam tinggal "pinjam" si buyung ajah!!
Zua ini juga makin besar sifatnya makin kelihatan mirip sama bundanya, kalo ada sesuatu yng gak cocok dihatinya biasanya selalu dilampiaskan langsung, biasanya kalo dia marah tangannya lurus disamping badan, telapaknya menggenggam dan langsung menggeram "aaaaah..." sampai mukanya merah semua, gitu terus sampe apa yang dia mau kita turuti, biasanya berentinya cuma kalo liat bundanya ngacungin telunjuk. Secara umum, Zua periang dan gampang banget bikin Zua senyum atau malah ketawa tergelak-gelak, senang dikagetin juga lho anak ini, dia gak kaget dengan suara keras.
Zua, sehatlah selalu nak.. Makin besar makin kuat, belajarlah semua yang akan kamu perlukan dalam hidupmu kelak, jangan takut bila terjatuh karena luka tidak menyakitimu, ia hanya akan menguatkanmu. Damar kecil penerang hati Semoga Allah besertamu & memudahkan segala langkahmu.
kecerobohan si bunda
Zua jatuh dari tempat tidur kami (ayah-bunda).. Yeah I am careless. Waktu Zua tidur bunda makan, entah apa yang ada dipikiran bunda sampai bisa ninggalin Zua padahal biasanya Zua gak pernah tidur sendirian di tempat tidur kami tanpa dijaga. Suddenly kedengeran nangisnya super kenceng dari kamar, gak kaya biasanya. Langsung bunda lari ke kamar, uti juga tapi uti lebih dulu nyampe dan menemukan Zua udah jatuh telentang dilantai. Waktu uti angkat (untungnya dia nangis… langsung diangkat dan digendong uti… tapi dia masih tetap nangis..) Zua rasanya nyawa bunda udah ikut tercabut deh saking takutnya, kung juga sampai gemeteran. Bunda coba pegang seputar kepala, leher dan badannya, takutnya ada yang terasa sakit dan akan bunda bawa ke dokter, tapi Alhamdulillah, Zua nggak bereaksi pada tempat-tempat yang bunda sentuh dan tekan tadi.. jadi bunda beranggapan, he’s alright… zua nangis gak lama, gak mau dikasih minum air putih, tapi mau bunda susuin. Bunda juga konsultasi sama makdang Widi dan ditanyai kondisi Zua apakah muntah, atau hilang kesadaran yang Alhamdulillah gak ada sama Zua. Bunda disuruh mengobservasi 6 jam kedepan, dan selanjutnya 24 jam berikut. Sampai batas waktu berakhir Alhamdulillah Zua tetap gak apa. Tindakan selanjutnya adalah meng-grounded-kan tempat tidur kami kan sisi yang menempel ke tembok dipasangi bumper.
Bunda kesiram cairan adonan pudding sore tadi waktu bikinin Zua pudding.
Halah, bunda ini ceroboh sekali ya, sampai bisa membahayakan jiwa anaknya...
Alhamdulillah, setelah lumayan lama gak apdet, bunda bisa apdet blog lagi.. Gimana dong, sibuknya gak ketulungan apalagi hari Senin yang lalu sampai Kamis uti ke Jakarta untuk nengokin oma buyut-nya Zua karena kangker yang beliau derita udah menjalar sampai ke tulang dan katanya itu berarti udah stadium III (atau IV ya?, bunda gak nyimak kemarin..), uti-nya Zua ini anak kesayangan oma, jadi oma maunya ditungguin sama uti. Waktu uti pulang, ada hal-hal yang dibawa pulang (untuk diberikan dan diceritakan), yang menguras air mata kami.. Oma buyut dengan segala keterbatasannya menulis surat untuk kung yang isinya kira-kira adalah oma buyut minta ditengokin dan didoakan kung walau hanya setengah jam aja, pas baca surat ini kung terdiam, dan mau ke Jakarta juga untuk ketemu oma buyut, kung kan mantu kesayangan oma buyut..
Selain itu uti bawa mainan yang bisa bunyi dan jalan, bentuknya pooh & tiger naik rakit, nah mainan ini dikasih sama oma buyut, ceritanya oma buyut ngasih uti uang seratus ribu dan nyuruh uti ke Cinere Mall (deket rumah kita di Jakarta) untuk beli mainan untuk Zua, supaya nanti ada yang dikenang sama cicit oma kalau oma buyut sudah meninggal kata oma buyut, jadilah uti beli mainan ini dan setelah ditunjukin oma buyut juga suka dan bilang pasti nanti Zua senang, duh jadi sedih.. temans, doain oma buyutnya Zua dulu yaa.. *Al Fatihah*
Uti juga bawain oleh-oleh dari andung waktu andung keliling Eropa tahun baru kemarin dan waktu andung jadi pembicara seminar di Oman, bunda dapet parfum, thanks ya andung..
Nah, bicara tentang si jagoan kecil, belakangan ini si Zua udah mulai bisa disuruh sesuatu, asal yang masih dalam jarak jangkaunya lho yaa, misalnya aja kalo bunda lagi gantiin baju, bunda minta diambilin tisu basah yang ada dalam jangkauannya, Zua mau ambilin.. Dan yang lagi getol-getolnya diajarin sama ayahnya adalah.. yaaaa... Mijitin. Kalo ayahnya udah bilang "Mas, ayah pijitin doong..", tangannya pasti langsung ditempelin di punggung ayahnya dan jemarinya itu menguil-uil punggung ayahnya dan kakinya juga ikutan mijitin punggung ayahnya lho.. Selain itu kalo ayahnya mengeluarkan suara-suara (misalnya: "aduuh enaknyaa..") Zua akan senyum-senyum senang, sampai-sampai bunda heran apakah Zua ini ngerti ya?, tapi setelah bunda pikir-pikir, otak bayi itu kan menyimpan rahasia Allah yang begitu besar ya?, gak ada yang tahu apa yang ada dibenak seorang bayi, dan milestone-nya itu juga rasanya amazing untuk diikuti, itu juga yang diyakini oleh ayah Zua, jadi dia selalu memperlakukan Zua seperti anak-anak yang udah mengerti jadi ya ngomongnya juga gak pakai bahasa bayi. Hasilnya, alhamdulillah Zua lumayan lancar dalam berkomunikasi. Sekarang konsumen "piyat bayi" ini udah bertambah sampai kung-uti, tapi bunda gak karena bukannya mijitin, Zua malah jambakin rambutnya bunda. Apakah ada yang mau dipijitin sama tukang pijit cilik??
Memang siih anak bunda ini pinter kalo disuruh pijit, tapi kalo disuruh pakai baju setelah mandi?! Jangan tanya susahnya, bunda selalu keringetan, dan biasanya makan waktu sekitar 10-15 menit untuk makein kaus dan celananya. Kalau habis mandi kan Zua pakai baby lotion aja (gak pakai bedak karena kulitnya malah kering..) dan makein lotion ini juga makan waktu lamaaaaaaaa banget, belum lagi rebutan botol lotion sama Zua, jadi biasanya untuk berpakaian ini dibutuhkan 2 orang yang satu (bunda) mengejar-ngejar Zua sambil berusaha makein baju, yang satunya lagi (bisa mimi-mumu-uti-ayah) berusaha membuat Zua diam dengan mengalihkan perhatiannya dengan menyodorkan botol lotion, baju, celana, atau mainannya, apa aja yang penting bisa bikin Zua tenang dan proses berpakaian bisa berjalan lancar.
Yang terbaru, kalo dipakein baju biasanya Zua dengan sigapnya menggunakan tangan kita untuk berpegangan dan huuuup!!, ditarik badannya sampai dia bisa berdiri, kadang sambil berdiri gini rambutnya bunda keringkan, walah pokoknya ruepot kalo makein baju Zua. Apalagi Zua biasanya dah dalam keadaan agak ngantuk karena mau tidur pagi, kan biasanya Zua mandi setelah makan, dan setelah mandi itu udah jam tidur paginya Zua, ampun deh, mana kadang pake acara nangis segala.., wah emang deh memperhatikan perkembangan anak itu menyenangkaaaan!!!
Hari Jum'at kemarin seharian mendung aja, bunda kepengen jalan-jalan tapi kok mendung jadi takut hujan, akhirnya kita dirumah aja, apalagi ayah juga kerja sampai sore. Kebetulan bunda sambil YM-an sama ayah dari kantornya, ayah nanya Zua lagi ngapain aja, ya bunda kasi tau aktifitas Zua seharian ini, kebetulan hari ini pembantu kita gak masuk jadilah bunda hari ini keliling bersihin rumah, masak makanan Zua, bersihin dapur, dan ngangkatin cucian kotor keatas (tempat cuci) mana Zua tingkahnya aduh duh, ada aja yang dilakukan, misalnya menggunakan meja sebagai tumpuan berdiri (kalo dilarang nangisnya kaya disiksa), ngemut remote tv, remote AC, remot stereo set, pokonya semua yang berbentuk kaya remote/HP pasti dimasukin mulut, megang belalang, dan sebagainya yang bikin bunda puyeng...
Iseng-iseng sambil masukin baju ke mesin cuci bunda mikir, apa ya yang bisa bunda mulai ajarin ke Zua untuk menambah keberanian (baca : mengetes) Zua. Belum ada ide sih, tapi ternyata persediaan gula habis dan uti nyuruh bunda belanja ke Giant nanti sore, suddenly bunda teringat kalo di Giant itu kan ada mobil koin yang bisa goyang-goyang dan ada lagunya, sip!!.
Sorenya dengan semangat waktu ayah pulang bunda minta dianter ke Giant sambil dijalan bunda ceritain rencana bunda, ternyata ayah setuju. Sesampainya di Giant bunda langsung ajak Zua masuk ke FunZone (tempat main mobil koin ini) dan bunda tunjuk salah satu anak yang main mobil koin, bunda bilang "Zua liat itu, enak ya naik mobil bisa goyang-goyang". Lalu bunda coba dudukin dimobil yang gak goyang (karena belum dimasukin koin) dan Zua duduk dengan tenang, sementara itu ayah dah beli 1 koin (harganya Rp 1000,00) dan kemudian bunda suruh ayah masukin koinnya. Hasilnya?, Zua gak takut. Liat aja di Video berikut ini
Bunda setengah pengen ketawa liat Zua malah santai aja mainan mobil koin itu dan sambil setirnya dipegangin, Zua berusaha berdiri. My little baby boy, kok mau berdiri padahal duduk aja baru bisa. Ada yang aku takutin dari Zua nyoba berdiri ini, katanya kakinya nanti bisa bengkok ya kalo nyoba berdiri terlalu dini, apa iya?.....
Oh ya, Zua juga sampai sekarang belum lahap lagi makannya seperti awal-awal dia makan MPASI, padahal udah bunda variasiin menunya dan juga udah bunda kurangin pemberian buahnya, toh Zua juga tetep gak begitu doyan makan buah pepaya yang biasanya dia doyan banget itu, selain itu air jeruk juga kadang abis kadang enggak. Alhamdulillah ASI tetep mau jadi bunda masih gak begitu khawatir, selain itu Zua juga lumayan mau makan pakai havermut yang dicampur sama kabocha, jadi ya lumayan lah..
Ya, betul, sekarang zua sudah berusia 7 bulan 8 hari. Beratnya 7,9 kg panjangnya 78 cm, lumayan tinggi kelihatannya. Makin hari rasanya makin banyak cinta kami yang tertumpah buat Zua, gak cuma ayah-bunda, tapi juga anggota keluarga yang lain. Kung sampai cepat pulang dan gak bisa pergi lama-lama, uti malas ngajar, mimi gak pernah lagi travelling jauh-jauh, mumu selalu siap bawa EOS-nya takut ketinggalan moment penting. Zua memang benar-benar mengubah kehidupan kami, menjungkir balikkan hati ayah-bunda dari senang jadi sedih dan panik kalo Zua lagi sakit, atau dari sedih dan capek jadi senang asal liat senyumnya.
Ayah bunda mencatat tiap milestone-nya Zua, dan yang terbaru adalah Zua bergigi 3. Sayang yang ini gak ketauan kapan mulainya karena tiba-tiba aja udah keliatan ada 2 gigi putih kecil nyembul di gusi bawah Zua, dan yang satu ada didalam mulutnya. Awalnya karena Zua sering ngiler, dan bunda cuma anggep itu biasa aja karena emang dulu juga Zua kadang suka ngiler, terutama lagi Zua suka gigitin jilbab bunda kalo lagi digendong. Katanya kalo anak keluar giginya cepat jalannya lambat ya?, apa iya?, bunda gak yakin dan berdoa semoga gak terjadi pada Zua.
Selain itu, Zua juga bisa BAB diatas potty-nya. Dimulai dari potty hadiah dari RJ Engineering waktu Zua turun tanah kemarin, bunda buka tanggal 8-nya dan bunda pasang, dikasih alas buat Zua duduk sambil pegangan kaya kuda-kudaan (seperti difoto yang diatas itu..) maksud bunda biar someday kalo Zua udah bisa di toilet training Zua udah akrab sama potty-nya. Besoknya, tanggal 9, pas abis maem siang bunda liat tanda-tanda Zua kalo mau BAB *melongo-nafas tersengal-mengeden-wajah cuek* dan buru-buru bunda buka celananya dan bunda pindahin ke potty-nya, satu menit..dua menit..tiga menit.. sampai lima menit bunda tunggu, suddenly Zua melepas pegangannya dan mau berdiri, huup bunda pegang sambil bawa tisu basah, bunda lap darurat dulu *maap agak jorok niy :p* baru bunda bawa ke KM untuk bunda bersihin. Pas bunda liat pottynya, berhasil!! Sejak itu, kalo Zua ada tanda-tanda mau BAB bunda langsung bawa Zua ke potty-nya dan sejauh ini bunda belum kecolongan kecuali tadi pagi waktu bunda masih bobo Zua nangis, waktu bunda liat Zua narikin pampersnya, ternyata Zua BAB dan gak bunda bawa ke potty, dia ngerasa risih..
Grandparents Relationship
Zua dan Kung-uti.. susah didefinisikan tapi mereka emang punya kinda unique relationship. Papa-mama bunda bersikap amat sangat sayang ama Zua, mungkin ini efek dari ketidak hadiran anak laki-laki dalam pernikahan mereka ya, jadinya mereka super sayang sama Zua, selain itu mereka emang udah yakin banget kalo cucunya itu laki-laki waktu bunda masih mengandung Zua dan hasil USG tidak mendukung keyakinan mereka. Memang Zua ini betul-betul diharapkan kehadirannya. jarang banget keliatan papa-mama lagi gak bersama Zua, kalo gak kung sama zua, uti sama Zua atau malah keduanya lagi sama Zua. Zua kalo makan sama uti, kalo bobo gendong juga sama uti. Zua kalo main sama kung, kalo jalan-jalan juga sama kung. kung kalo dinas, yang pertama dipamiti pasti Zua dan kalo selama dinas telpon berkali-kali ya mau dengar suara Zua, kalo pulang dinas yang pertama dicari juga Zua, dan diharapkan Zua ikut menjemput di airport.
Alasan yang bikin kami belum pindah rumah sendiri juga ini, karena kung-uti (juga mimi-mumu) begitu excited dengan adanya Zua, dan Zua juga udah kebiasaan ada mereka, kalo gak ada?, hayoo bisa gak baik juga kan buat perkembangan jiwanya?. Yang sekarang lagi sering dilakukan sama mereka bertiga (kung-Zua-uti) adalah ngendon dikamar kung-uti sambil pintunya dikunci, didalam mereka bertiga nyetel lagu apa aja, tapi umumnya jazz atau gending Jawa, aku pernah nanya mama mereka ngapain aja didalam sana, dan katanya mereka nari!!, iyaaa betuulll mereka dansa, paling dari luar kedengeran ketawanya Zua aja, terus nangis, terus diam, biasanya diam ini karena digendong uti-nya dan gak lama kemudian kung-nya keluar dari kamar dengan wajah penuh kemenangan... Zua udah bobo sama uti.
Gak cuma itu, urusan baju juga begitu, kung selalu beliin Zua apa yang kung-nya punya, kapan hari kungnya beli celana 7/8, Zua juga dicariin dan dibeliin. Yang terbaru kung suka beliin mainan apa aja yang bergerak dan berbunyi, terakhir kungnya beli drum, ya lumayan ayah-bunda gak usah beli mainan..
Parents Relationship
Seperti umumnya hubungan orangtua dan anak, apalagi anak pertama, hubungan kami bertiga dekat sekali. Banyak juga yang berubah sejak "kedatangan" Zua diantara ayah-bunda. Jujur aja, dulu ayah-bunda lumayang sering arguing, ya maklum aja karena kami ini pacarannya LDR jadi jarang ketemu lama, begitu nikah masih belum begitu kenal kebiasaan sehari-hari yang ternyata annoying pasangannya dan menimbulkan percikan api.. Setelah bunda hamil Zua, kami mulai berkurang ngototnya, dan setelah ada Zua, kami jarang banget, malah hampir gak pernah lagi arguing.
Kalo buat bunda sendiri, setelah ada Zua memang bunda jadi orang yang bener-bener berbeda, dari anak gaul jadi bunda rumahan deeh, yang dulunya gak sambang dapur, sekarang minimal sehari 3x nguprek masakan didapur karena masakin Zua dari yang dulunya langsing jadi super genduuut. Yang susah dihilangkan itu ya hobinya bunda jalan ke mall dan beli-beli, akhirnya Zua ikutan dibawa pula ke mall, untungnya sekarang dah gak beli bajunya bunda, tapi juga baju ayah dan yang paling sering baju Zua. Enough soal bunda ya, sekarang kita bahas ayah aja.. Ayah Zua ini bukan tipe orang yang romantis, malah cenderung cuek, tapi kalo soal Zua, jangan salaaaah... ayah bisa berubah tuiiing... jadi orang paling romantis sedunia. Ayah juga susah bangun pagi tapi sejak ada Zua ayah bangun paling pagi dan main sama Zua sementara bunda biasanya masih tidur lagi karena malamnya kan bangun-bangun nyusuin Zua. Selain itu, untuk segala sesuatu yang berbau Zua, ayah akan berusaha memenuhi. Rasanya banyak sisi lain dari ayah yang terbuka setelah ada Zua, dan bersyukur rasanya bunda ini karena dikasih Allah suami sebaik ayah, yang membela bunda & Zua diatas segala kepentingan hidupnya.